
loading...
Pagi tadi, indeks dibuka rebound sebesar 42,44 poin atau 0,67% ke level 6.410,71. Kamis ini, IHSG diperdagangkan di kisaran 6.371,97-6.443,06.
Delapan sektor saham utama menguat menopang indeks, dengan sektor keuangan naik 2,43%, disusul infrastruktur berdiri 1,07%. Dari 522 saham, 219 menguat, 136 stabil, dan 167 turun.
Nilai transaksi saham mencapai Rp14,20 triliun dari 15,10 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp903 miliar, dengan aksi jual asing Rp5,12 triliun dan aksi beli asing Rp4,22 triliun.
Saham-saham yang mencetak laba, antara lain GGRM naik 3,42%, SONA melonjak 17,82%, PNN tambah 23,21%, dan DEFI menguat 24,70%. Sementara itu saham PSDN jatuh 18,36%, KDSI turun 10,27%, dan EXCL tergelincir 1,44%.
Senada dengan IHSG, bursa regional Asia ditutup menguat, setelah kekhawatiran perang dagang mereda. Bursa Asia juga ditopang kenaikan ekspor China pada Februari yang melonjak 44,5% year to year, tulis Reuters, Kamis (8/3/2018). Hal ini merupakan di atas kenaikan median 13,6% yang diperkirakan dalam jajak pendapat Reuters.
Mengutip CNBC, indeks acuan Jepang Nikkei 225 naik 0,54% atau 115,35 poin, ditutup menjadi 21.368,07 dan Topix ditutup naik 0,35%. Di Korea Selatan, Kospi maju 1,3% menjadi 2.433,08, dengan saham Samsung Electronics naik 1,19%, dengan Samsung Heavy melonjak 8,79%.
Indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 1,69% atau 509,64 poin, berkat saham HSBC menguat 0,72% dan perusahaan asuransi AIA bertambah 3,03%. Pasar daratan China ditutup menguat imbas dari data ekspor yang mumpuni. Indeks Shanghai naik 0,54% ditutup menjadi 3.289,29 dan Shenzhen naik 1,01% menjadi 1.856,47.
(ven)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "IHSG Lompat 74,75 Poin, Bursa Asia Menguat Berkat Data Ekspor China"
Post a Comment