
loading...
"Kenaikan terjadi satu minggu setelah lebaran, tapi kenaikan ini mulai dikeluhkan oleh pembeli seminggu kebelakang. Kami menaikan harga karena harga dari distributor langganan juga menaikan harga. Meski harga naik tapi belum begitu mengganggu omset kita, hanya pembeli menanyakan harga naik terus," kata Asep, salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Johar, Senin (9/7/2018).
Menurut Asep, dirinya tidak mengetahui penyebab kenaikan harga telur hingga tembus Rp31 ribu per kilogramnya. Hanya saja dirinya mengikuti kenaikan yang terjadi ditingkat distributor. Hal yang sama juga dilakukan pedagang lain yang sama-sama menaikan harga telur ayam. "Dari distributornya sudah naik kita tinggal ikut saja," katanya.
Bukan hanya harga telur ayam yang mengalami kenaikan, hal yang sama juga terjadi untuk telur bebek dan telur puyuh yang juga mengalami kenaikan. Untuk telur bebek harga naik menjadi Rp25 ribu per kilogramnya dari harga sebelumnya yang mencapai Rp20 ribu. Sedangkan telur puyuh dari harga Rp25 ribu per kilogramnya menjadi Rp32 ribu perkilogramnya.
(akr)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Harga Telur Ayam Tembus Rp31 Ribu Perkilogram di Karawang"
Post a Comment