Search

Rupiah Lemah, BI Harus Lebih Aktif di Pasar

loading...

JAKARTA - Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam mengatakan, pelemahan yang dialami rupiah saat ini sejatinya tekanannya sama dalam beberapa bulan terakhir. Yaitu gejolak ekonomi global, mulai dari perang dagang, krisis di Turki dan Argentina hingga tren kenaikan suku bunga The Fed.

"Sementara di pasar domestik, kita dihadapkan dengan melebarnya Current Account Defisit (CAD)," kata Piter, Senin (3/9/2018). Dan dalam sepekan terakhir, market confidence atau kepercayaan pasar terhadap ketahanan rupiah semakin menipis.

Menurut dia, hal ini yang menyebabkan rupiah semakin melemah. Sementara dampak dari kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah dan BI belum berdampak langsung dan juga nampaknya tidak bisa mengembalikan kepercayaan pasar yang menurun.

Antisipasinya ke depan, BI khususnya harus lebih aktif di pasar menjaga jangan sampai market confidence semakin turun. "Caranya adalah melakukan intervensi agar rupiah tidak melewati level yang dianggap psikologis. Jangan ragu cadangan devisa tergerus," pungkasnya.

(ven)

Let's block ads! (Why?)

Baca Lagi dong https://ekbis.sindonews.com/read/1335346/32/rupiah-lemah-bi-harus-lebih-aktif-di-pasar-1535982407

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Rupiah Lemah, BI Harus Lebih Aktif di Pasar"

Post a Comment

Powered by Blogger.