
loading...
Dilansir Reuters, Kamis (4/10/2018) volatilitas yang lebih tajam dari perkiraan dalam konsumsi swasta karena kenaikan pajak, yang direncanakan tahun depan diyakini dapat menghambat momentum pertumbuhan. "Sementara pelemahan permintaan global dan ketidakpastian atas ketegangan perdagangan dapat memicu lonjakan yen, memukul pasar saham dan menghidupkan kembali risiko deflasi," ujar Direktur Dana Moneter Internasional Christine Lagarde.
Kebijakan moneter yang akomodatif disarankan harus dipertahankan Jepang, ujar IMF dalam sebuah pernyataan setelah “Pasal 4” konsultasi tahunan mengenai kebijakan ekonomi dengan para pembuat kebijakan Jepang. Namun, sambungnya akomodasi moneter dapat mendorong lembaga keuangan untuk terlibat dalam pengambilan risiko yang berlebihan.
"Kesinambungan masalah fiskal dan tekanan pasar obligasi terkait, bisa memiliki efek umpan balik yang merugikan pada sistem keuangan dan ekonomi riil," sambung IMF. Ditambahkan Lagarde bahwa, kebijakan fiskal dan moneter Jepang "yang ketat" meninggalkan sedikit ruang untuk membalas goncangan ekonomi secara mendadak.
(akr)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "IMF Peringatkan Ekonomi Jepang Rentan di Tengah Perang Dagang"
Post a Comment