
loading...
"Dalam kondisi tersebut pergerakan rupiah seharusnya kembali berkesempatan untuk menguat dengan memanfaatkan pelemahan USD. Tetapi tetap cermati dan waspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah," ujar Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (8/11/2018).
Dia memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran level Rp14.610-Rp14.562/USD. Membaiknya sejumlah data ekonomi dimana kali ini dari meningkatnya cadangan devisa memberikan sentimen positif pada pergerakan rupiah.
"Tidak hanya itu, adanya imbas dari pembatasan impor dan mulai diberlakukannya transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), dimana pelaku usaha dapat melakukan transaksi forward dengan mekanisme fixing (tanpa pemindahan dana pokok) yang dilakukan di pasar domestik turut membantu terapresiasinya rupiah," pungkasnya.
Pada akhir perdagangan, Rabu (7/11) rupiah ditutup positif pada posisi Rp14.575/USD dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.800/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan kemarin berada pada kisaran Rp14.575 hingga Rp14.800/USD.
(fjo)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Penguatan Rupiah Diperkirakan Masih Terus Bertahan"
Post a Comment