
loading...
"Diperkirakan BI akan menahan bunga acuan. Faktornya kurs rupiah yang masih dalam batas stabil dan BI menunggu transmisi penurunan bunga acuan sebelumnya ke bunga kredit," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (18/12/2019).
Seperti diketahui BI telah memulai periode kebijakan akomodatif dengan memangkas BI7RR sebesar 100 bps sepanjang periode Juli hingga Oktober 2019. Sentimen lain diterangkan, karena keputusan Bank Sentral AS alias The Fed yang juga menahan suku bunga mereka. "Suku bunga AS juga menjadi alasan BI ikut menahan," jelasnya.
Baca Juga:
Sebelumnya BI memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 5,00% serta suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25% dan suku bunga Lending Facility 5,75%. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) selama dua hari sejak 20-21 November 2019.
Bank Indonesia juga memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps sehingga masing-masing menjadi 5,5% dan 4,0%, dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0%, dan berlaku efektif pada 2 Januari 2020.
(akr)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kurs Rupiah Stabil, Suku Bunga Acuan BI Diprediksi Bakal Ditahan"
Post a Comment