
loading...
Pada sesi siang tadi, IHSG semakin kokoh dengan tambahan 38,43 poin atau 0,62% menjadi 6.284,56. Sebelumnya pada awal perdagangan saham, Selasa (10/4/2018) mengalami kenaikan naik 7,150 poin yang setara 0,114% ke level 6.253,28. Posisi tersebut lebih baik dari penutupan Senin (9/4) sebesar 6.246,13 poin.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore mayoritas berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu keuangan yang menanjak 1,85% sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor perkebunan usai kehilangan 1,24%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,99 triliun dengan 7,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp42,19 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,28 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,32 triliun. Tercatat sebesar 236 saham menguat, 154 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp3.300 menjadi Rp77.500, PT. Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) bertambah Rp100 menjadi Rp1.595 dan PT Astra International Tbk. (ASII) meningkat Rp75 menjadi Rp7.825.
Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP) turun Rp300 menjadi Rp7.000, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) menyusut Rp210 ke posisi Rp1.290 serta PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) berkurang Rp115 menjadi Rp660 .
Bursa saham Asia ditutup lebih tinggi pada perdagangan hari ini, setelah mendapatkan dorongan dari pernyataan Presiden China Xi Jinping yang tengah menyiapkan langkah-langkah untuk lebih membuka ekonomi China. Dalam pidatonya di Boao Forum for Asia, penurunan tarif impor mobil dan produk lainnya merupakan salah satu cara China membuka pintu untuk dunia.
Pernyataan itu menjadi sentimen positif untuk mengangkat saham-saham di kawasan Asia ke teritori positif, ketika dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap Yen Jepang. Pasar saham AS juga naik tipis saat kepercayaan investor makin meningkat.
Di Jepang, indeks Nikkei melesat 116,06% yang setara dengan 0,54% hingga ditutup pada level 21.794,32 setelah sebelumnya sempat menyentuh posisi tertinggi harian 21.933,99. Penguatan diperlihatkan sub sektor baja serta automotif yang masing-masing bertambah 2,04% dan 1,42%.
Indeks Kospi, Korea Selatan menghapus kerugian di awal hingga berakhir lebih tinggi 0,27% pada level 2.450,74 meskipun teknologi justru lebih rendah. Selanjutnya di tempat lain, bursa saham China juga berada dalam zona hijau.
Lonjakan sebesar 1,65% yang setara dengan 499,16 poin ke posisi 30.728,74 dicetak indeks Hang Seng, Hong Kong hingga sesi perdagangan sore. Sektor material mengungguli indeks lainnya yang diperdagangkan naik 3,655% menjelang penutupan pasar. Pada daratan China, komposit Shanghai menguat 1,67% dan berajkhir di level 3.190,65 sedangkan komposit Shenzhen naik 0,51% menjadi 1.841,22.
(akr)
Bagikan Berita Ini
0 Response to "IHSG Ditutup Meroket 1,28% Saat Bursa Asia Lebih Tinggi"
Post a Comment